Baca Nih, Penjelasan Kapolres ‘Metro’ Mamuju Soal Tas Misterius di Hotel Matos
MAMUJU--Kapolres 'Metro' Mamuju, AKBP Muhammad Rivai Arvan membeberkan kronologis hasil penyelidikannya atas temuan tas misterius di teras hotel Matos Mamuju, Jumat (2/11) kemarin.
Dalam rilis yang ia bagikan, tas berwana hijau hitam itu milik rombongan tim dari kantor Balai Pemanfaatan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah VII Makassar.
Rivai mengaku telah mengiterogasi sejumlah orang sebelum pihaknya menemukan titik terang atas kasus yang sempat bikin heboh itu. Kata dia, interogasi awal bahwa Bayu menitipkan tasnya ke Ahmad untuk dibawa masuk ke mobil. Ahmad yang faktanya lalai, hingg tas tersebut tertinggal di atas bangku di teras hotel Matos.
Setelah itu, mereka pun meluncur ke Pasangkayu dalam kaitannya tugas verifikasi masalah kawasan hutan.
"Rombongan mereka adalah tim dari kantor BPKH wilayah VII Makassar yang ditugaskan di wilayah Pasangkayu. Jadi tidak ada unsur kesengajaan. Lebih kepada kelalaian saja, lupa menaikkan tas ke mobil," terang AKBP Muhammad Rivai Arvan.
Temuan tas misterius di hotel Matos tersebut menyedot perhatian banyak pihak. Betapa tidak, gara-gara tas itu, Tim Gegana lengkap dengan peralatan khususnya langsung mengamankan tas itu.
Apalagi, di waktu yang hampir bersamaan dengan temuan tas misterius di atas, Cawapres nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno menginjakkan kakinya di salah satu ruangan di gedung yang sama untuk menghadiri diskusi publik. (*/Naf)









